Cara Memilih Kapasitas Spring Mounting yang Tepat
Diterbitkan oleh AZ Industri • Diperbarui 19 Mei 2026
Rumus Dasar Pemilihan Kapasitas
Pemilihan spring mounting dimulai dari satu rumus sederhana:
Pilih spring mounting dengan kapasitas ≥ hasil perhitungan
Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan rumus ini.
Langkah 1: Tentukan Berat Total Mesin
Berat total mesin harus mencakup semua komponen:
- Berat mesin itu sendiri — lihat di nameplate atau datasheet equipment
- Berat baseframe/skid — jika mesin dipasang di atas baseframe baja, tambahkan berat baseframe
- Berat inertia block — jika menggunakan pondasi beton (inertia block), tambahkan beratnya (biasanya 1,5–3x berat mesin)
- Berat cairan dalam sistem — untuk pompa, tambahkan berat cairan yang ada di dalam casing pompa dan coupling
Langkah 2: Tentukan Jumlah Titik Support
Jumlah titik support spring mounting yang umum digunakan:
| Tipe Mesin | Titik Support Umum | Catatan |
|---|---|---|
| Pompa kecil-sedang | 4 titik | Di sudut baseframe |
| Kompresor | 4 titik | Di sudut baseframe |
| AHU sedang | 4 titik | Di sudut casing AHU |
| AHU besar / panjang | 6 titik | 4 sudut + 2 tengah |
| Genset | 4–6 titik | Sesuai panjang baseframe |
| Chiller besar | 6–8 titik | Sesuai rekomendasi pabrik |
Langkah 3: Hitung dan Pilih Kapasitas
Setelah mendapat berat total dan jumlah titik support, hitung kapasitas per titik, lalu pilih kapasitas spring mounting yang sedikit di atas hasil perhitungan. Mengapa tidak tepat sama atau lebih kecil?
- Spring mounting bekerja optimal pada 40–70% dari kapasitas nominal
- Jika beban = kapasitas nominal, spring terlalu tertekan dan defleksi kurang — isolasi buruk
- Jika beban jauh di bawah kapasitas nominal, spring tidak cukup tertekan — isolasi juga buruk
Contoh Kasus Nyata
Kasus 1: Pompa Centrifugal 150kW
Data: Berat pompa + motor = 320kg | Berat baseframe baja = 80kg | Total = 400kg | 4 titik support
Perhitungan: 400kg ÷ 4 = 100kg per titik
Pilihan: Spring Mounting AK-125 (125kg) — bekerja pada ∼80% kapasitas, dalam range optimal
Kasus 2: AHU 10.000 CFM
Data: Berat AHU = 600kg | 6 titik support (AHU panjang)
Perhitungan: 600kg ÷ 6 = 100kg per titik
Pilihan: Spring Mounting AL-100 (alas lebar cocok untuk AHU) atau AK-125
Kasus 3: Genset 500kVA
Data: Berat genset total (engine + alternator + baseframe) = 2.800kg | 4 titik support di sudut baseframe
Perhitungan: 2.800kg ÷ 4 = 700kg per titik
Pilihan: Spring Mounting R-1000 (1000kg per titik) — dalam range optimal
Kasus 4: Kompresor Screw 37kW
Data: Berat kompresor = 280kg | 4 titik support
Perhitungan: 280kg ÷ 4 = 70kg per titik
Pilihan: Spring Mounting BB-75 atau AK-75
Tabel Panduan Pemilihan Tipe Spring Mounting
| Tipe | Kapasitas Range | Cocok Untuk | Tidak Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| AK | 25–500kg | Ruang terbatas, mesin kompak | Mesin besar dengan footprint lebar |
| AL | 25–500kg | Genset, AHU besar, footprint lebar | Ruang sangat terbatas |
| AMB | 150–500kg | Mesin berat-sedang, instalasi cepat | Mesin ringan (<150kg) |
| BB | 35–300kg | Pompa, kompresor sedang | Mesin sangat berat (>300kg) |
| FB | 35–300kg | Pabrik, lingkungan keras, outdoor | Aplikasi kapasitas sangat besar |
| R | 500–1000kg | Genset besar, chiller, mesin >500kg | Mesin ringan atau sedang |
Kesalahan Umum dalam Pemilihan Spring Mounting
- Over-specify kapasitas — memilih spring mounting 500kg untuk mesin 100kg. Pegas tidak tertekan cukup, isolasi sangat buruk.
- Tidak menghitung berat inertia block — untuk mesin di atas inertia block, berat concrete block bisa 2–3x berat mesin itu sendiri.
- Menggunakan jumlah titik support salah — untuk AHU panjang dengan 6 titik, jangan dibagi 4.
- Mengabaikan distribusi beban tidak merata — untuk mesin dengan berat yang tidak terdistribusi merata (misalnya pompa dengan motor di salah satu sisi), setiap sudut punya beban berbeda. Perlu kalkulasi lebih detail.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bagaimana jika berat mesin tidak diketahui?
Langkah: (1) Cek nameplate mesin atau technical datasheet — berat operasi biasanya tercantum; (2) Hubungi distributor atau pabrik mesin untuk mendapatkan specification sheet; (3) Estimasi dari model mesin sejenis; (4) Timbang langsung jika memungkinkan. Jika masih tidak pasti, hubungi tim AZ Industri untuk konsultasi — kami bantu estimasi berdasarkan spesifikasi mesin.
Apakah perlu spring mounting dengan kapasitas yang sama di semua titik?
Idealnya ya, menggunakan spring mounting kapasitas sama di semua titik untuk distribusi beban merata. Namun untuk mesin dengan berat tidak merata, kadang diperlukan kapasitas berbeda di beberapa titik. Untuk kasus ini, konsultasikan dengan tim teknis AZ Industri.
Bolehkah spring mounting dipasang horizontal?
Tidak direkomendasikan. Spring mounting dirancang untuk beban vertikal (mesin di atasnya). Pemasangan horizontal akan menyebabkan beban bending pada pegas yang tidak dirancang untuk itu, mengurangi umur pakai dan efektivitas isolasi. Untuk equipment yang dipasang vertikal, gunakan tipe khusus atau konsultasikan dengan AZ Industri.
Berapa lama proses pengiriman spring mounting?
Untuk wilayah Jabodetabek: pengiriman 1–2 hari kerja setelah konfirmasi order. Untuk luar Jabodetabek: 2–5 hari kerja tergantung lokasi. AZ Industri melayani pengiriman ke seluruh Indonesia.
Masih bingung memilih kapasitas yang tepat?
Kirim detail mesin Anda (berat, tipe, jumlah unit) ke WhatsApp AZ Industri. Tim teknis kami bantu hitung dan rekomendasikan spring mounting yang paling sesuai — gratis.