Cara Pasang Spring Mounting yang Benar: Panduan Instalasi Lengkap
Diterbitkan oleh AZ Industri • Diperbarui 19 Mei 2026
Persiapan Sebelum Instalasi
Sebelum memasang spring mounting, lakukan persiapan berikut:
- Data teknis mesin — catat berat total mesin (kg), jumlah titik kaki, dan RPM operasi
- Pilih spring mounting yang tepat — gunakan rumus: Kapasitas per titik = Berat total ÷ Jumlah titik support. Baca: panduan memilih kapasitas
- Peralatan yang dibutuhkan — waterpass (spirit level), kunci pas/ring, lifter atau crane kecil untuk mesin berat
- Periksa kondisi lantai — pastikan lantai rata, bersih dari kotoran, dan mampu menopang beban mesin
Langkah-Langkah Pemasangan Spring Mounting
Langkah 1 — Tandai Titik Instalasi
Ukur dan tandai posisi setiap titik spring mounting di lantai, mengikuti jarak kaki mesin. Pastikan titik-titik tersebut dalam satu garis datar (gunakan waterpass atau laser level).
Langkah 2 — Persiapkan Baseplate (untuk Tipe R)
Untuk Spring Mounting Tipe R (housed), baut angkur ke lantai terlebih dahulu sebelum menempatkan spring mounting. Untuk tipe lain (AK, AL, AMB, BB, FB), spring mounting hanya diletakkan tanpa baut ke lantai kecuali kondisi khusus.
Langkah 3 — Letakkan Spring Mounting di Semua Titik
Tempatkan spring mounting di setiap titik yang telah ditandai. Pastikan orientasi spring mounting benar — alas (base plate) menghadap ke bawah, saddle di atas untuk menerima kaki mesin.
Langkah 4 — Turunkan Mesin ke Atas Spring Mounting
Dengan bantuan lifter, hoist, atau forklift (untuk mesin berat), turunkan mesin secara perlahan dan merata. Pastikan setiap kaki mesin tepat di atas center saddle spring mounting. Jangan biarkan beban miring ke satu sisi.
Langkah 5 — Leveling Mesin
Setelah mesin berada di atas semua spring mounting, gunakan waterpass untuk memeriksa kerataan mesin dari dua arah (memanjang dan melintang). Jika mesin miring, periksa apakah ada spring mounting yang tertekan lebih atau distribusi beban tidak merata.
Langkah 6 — Periksa Visual Setiap Spring Mounting
Periksa setiap spring mounting secara visual: (1) tidak ada yang tertekan penuh (flat/bottomed-out), (2) defleksi pegas terlihat merata di semua titik, (3) tidak ada spring mounting yang hanya menyentuh kaki mesin tanpa tertekan (mengambang). Defleksi normal pegas sekitar 25–50 mm tergantung kapasitas.
Langkah 7 — Uji Operasi
Nyalakan mesin dan amati: (1) tidak ada getaran berlebih yang terasa di lantai sekitar mesin, (2) tidak ada suara metal-to-metal contact, (3) spring mounting tidak bergerak atau meloncat saat mesin beroperasi. Jika ada masalah, matikan mesin dan periksa kembali distribusi beban.
Tips Alignment dan Leveling yang Optimal
- Gunakan shim plate — jika kaki mesin tidak rata, gunakan shim (pelat baja tipis) di antara kaki mesin dan saddle spring mounting untuk meratakan
- Distribusi beban merata — idealnya setiap spring mounting menanggung beban yang sama. Untuk mesin dengan distribusi berat tidak merata, gunakan spring mounting dengan kapasitas berbeda per titik
- Jangan over-torque — untuk tipe dengan baut pengunci, kencangkan sesuai rekomendasi tanpa over-torque yang bisa merusak ulir atau spring housing
- Isolasi selang fleksibel — pasang flexible connector/flexible hose antara pipa dan mesin agar getaran tidak merambat melalui sistem perpipaan
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- ❌ Memasang spring mounting yang sudah bottomed-out — artinya kapasitas under-spec, harus ganti dengan kapasitas lebih besar
- ❌ Tidak semua kaki mesin di atas spring mounting — mesin dengan 6 kaki harus memiliki 6 spring mounting, bukan 4
- ❌ Spring mounting terlalu longgar / tidak tertekan — berarti over-spec atau distribusi beban tidak merata
- ❌ Tidak memasang flexible connection pada pipa — getaran bisa merambat balik melalui pipa meskipun spring mounting sudah terpasang
- ❌ Memasang spring mounting di permukaan tidak rata — bisa menyebabkan spring mounting miring dan mengurangi efektivitas isolasi
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Instalasi Spring Mounting
Berapa banyak spring mounting yang dibutuhkan per mesin?
Jumlah spring mounting sama dengan jumlah titik kaki mesin, umumnya 4 titik. Mesin yang lebih besar bisa membutuhkan 6 titik. Setiap titik harus memiliki 1 unit spring mounting.
Apakah semua spring mounting harus kapasitas sama?
Idealnya ya, jika distribusi berat mesin merata. Jika tidak merata (motor lebih berat di satu sisi), gunakan spring mounting dengan kapasitas berbeda mengikuti distribusi beban aktual.
Bagaimana cara mengetahui spring mounting terpasang dengan benar?
Tanda instalasi benar: mesin datar (waterpass), semua spring mounting tertekan merata, tidak ada yang bottomed-out, dan getaran tidak terasa di lantai sekitar mesin saat operasi.
Butuh Bantuan Instalasi Spring Mounting?
Tim teknis AZ Industri siap memberikan panduan instalasi dan rekomendasi kapasitas untuk mesin Anda. Konsultasi gratis.